Mari Berkhayal dan Bermimpi


DreamsSaya memiliki hobi membaca komik dan bermain computer game sedari kecil. Hal ini membawa dampak—entah baik atau buruk, saya sendiri tidak bisa memutuskan—yang menjadikan saya sering berkhayal dan bermimpi. Dan ketika saya mengungkapkan khayalan dan mimpi saya, orang tua saya senderung berkata, ‘ah… kamu itu terlalu banyak baca komik dan main game.’

Sepertinya memang sudah budaya orang Indonesia zaman dahulu untuk berpikir realistis dan sepertinya ada aturan tidak tertulis untuk tidak berpikir nyeleneh. Baru-baru ini saja, kita sebagai pekerja profesional dikenalkan dengan istilah ‘out-of-the-box’, dipaksa untuk berpikir yang nekoneko, dipengaruhi untuk mengoptimalkan otak kanan, disuruh untuk membaca buku-buku pemikiran konyol, dan disarankan untuk mengikuti seminar-seminar seharga jutaan rupiah hanya untuk membuat kita sadar bahwa diri kita itu sebenarnya adalah pribadi yang kreatif.

Apa sih pentingnya kreatif? Lalu apa hubungannya dengan khayalan dan mimpi? Well, kita ambil saja contoh yang paling gampang. Pernah nonton film Terminator yang dibintangi Arnold Schwarzenegger? Di film tersebut, digambarkan si Arnold memakai kacamata yang bisa berfungsi sebagai komputer dimana informasi yang diinginkan tarhadap objek yang dilihat bisa langsung ditampilkan pada kacamata tersebut. Pada saat itu, mungkin sebagian besar dari kita menganggap hal itu terlalu konyol untuk menjadi kenyataan. Teknologi seperti itu hanyalah khayalan atau mimpi?

Namun—di luar dugaan—teknologi semacam itu akan terwujud kurang dari 2 tahun terhitung dari tulisan ini anda baca. Masih banyak teknologi-teknologi yang sedang dikembangkan saat ini berasal hanya dari khayalan dan mimpi, misalnya:

  1. Kacamata augmented reality seperti dalam film Terminator. Microsoft dan Google sedang bersaing untuk memasarkan produk ini pada tahun 2014.
  2. Komputer meja seperti dalam film Star Trek. Setelah riset mendalam selama 3 tahun di Durham University, teknologi ini sudah diterapkan sedikitnya di 12 sekolah saat ini.
  3. Monitor komputer setipis kertas yang bisa digunakan untuk membaca artikel, buku, koran, majalah, dan materi lainnya. Teknologi ini sudah berhasil diterapkan saat ini namun diperkirakan produk akhir yang sempurna akan mulai dipasarkan pada tahun 2020.
  4. Hape yang secara otomatis bisa menerjemahkan bahasa jika kedua belah pihak yang sedang berbicara menggunakan bahasa yang berbeda. Teknologi berbasis layanan ini sudah mulai diterapkan 1 November lalu di Jepang.
  5. Robot yang bisa berkomunikasi secara aktif dengan manusia. Teknologi kecerdasan buatan ini dikenalkan oleh Apple melalui produk Siri-nya (mobile customer service) dan sedang dikembangkan lebih lanjut.
  6. Mobil yang bisa berjalan sendiri secara otomatis berdasarkan instruksi lokasi tujuan dari supir. Teknologi ini sebenarnya dimulai beberapa tahun lalu akan tetapi penyempurnaan terhadapnya masih terus dilakukan. Pabrikan GM Cadillac akan merilis masal mobil semi-otomatis pada tahun 2015, dan otomatis-penuh pada tahun 2020. Dan diperkirakan pada tahun 2040, 75% mobil yang berada di jalan adalah mobil otomatis-penuh dengan kecepatan 160 km/jam.
  7. Listrik tanpa kabel (wireless) yang memungkinkan kita untuk charge hape dan laptop tanpa menggunakan kabel. Salah satu perusahaan dari China sudah menyelesaikan komponen inti untuk mewujudkan hal ini dan rencananya komponen inti ini akan mulai dijual ke pabrikan perangkat keras sebelum Juli 2013.

Lalu bagaimana tren teknologi beberapa tahun mendatang? Apa yang diharapkan sebagian besar manusia di Bumi ini terhadap perkembangan teknologi? Setelah mencari di beberapa sumber yang berbeda dari internet, saya mendapatkan jawaban yang berbeda-beda pula—namun memiliki benang merah yang sama. Benang merah tersebut adalah mobilitas. Manusia semakin tidak ingin dibatasi oleh ruang dan waktu, manusia selalu menginginkan segalanya serba instan. Dan untuk menopang keinginan tersebut, manusia semakin tergantung pada perkembangan teknologi komunikasi dan informasi. Produk dari teknologi tersebut adalah hape dan komputer portabel.

Perkembangan teknologi hape dan komputer portabel berkembang sangat pesat jika dibandingkan dengan teknologi lain. Semua orang saling berlomba untuk memiliki kedua perangkat ini, bukan hanya dari soal jumlah, namun juga dari tingkat kemutakhirannya. Sudah bisa dipastikan, dalam beberapa tahun ke depan, manusia ingin bisa melakukan apa pun, dimana pun, dan kapan pun dengan menggunakan dua perangkat ini, hape dan komputer portabel.

Manfaat apa yang bisa diambil oleh orang IT dengan tren perkembangan teknologi ini? Tentunya, kita harus mulai menyediakan komunikasi dan informasi yang  bisa diakses melalui kedua perangkat yang semakin mobile ini. Bisa dikatakan proyek IT yang menggunakan hape dan komputer portabel merupakan proyek ‘mercusuar’—yaitu proyek yang relatif lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah dibuat namun lebih mudah dilihat dan lebih ‘bersinar’ dibandingkan proyek lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s